Oleh: Mr. Mustofa | 4 Januari 2009

Perwakilan Diplomatik

Sarana untuk melaksanakan politik luar negeri ada dua macam yaitu 1). diplomasi , 2). Perundingan dan perjanjian . Dalam arti luas diplomasi mencakup seluruh kegiatan politik luar negeri suatu negara dalam hubungannya dengan negara lain

Instrumen Diplomasi :

Ada 2 macam instrumen yang dapat digunakan untuk melaksanakan diplomasi yaitu :
1. Departemen Luar Negeri

2. Perwakilan Diplomatik dari suatu negara yang ditempatkan di negara lain

Fungsi Misi Diplomatik ( menurut Konvensi Wina )

1.    Mewakili negara pengirim di negara penerima

2.    Melindungi kepentingan negara pengirim dan warga negaranya di negara penerima dalam batas-batas yang diijinkan oleh Hukum Internasional

3.    Mengadakan persetujuan dengan pemerintah negara penerima

4.    Memberikan keterangan tentang kondisi dan perkembangan negara penerima sesuai dengan undang-undang dan melaporkan kepada pemerintah negara pengirim

5.    Memelihara hubungan persahabatan antar kedua negara .

Tingkatan-tingkatan Perwakilan Diplomatik :

1.    Duta besar berkuasa penuh, yaitu perwakilan diplomatik yang mempunyai kekuasaan penuh dan luar biasa.

2.    Duta, yaitu perwakilan diplomatik yang dalam menyelesaikan persoalan kedua negara harus berkonsultasi dahulu dengan pemerintahnya.

3.    Menteri Residen, status menteri residen bukan sebagai wakil pribadi kepala negara melainkan hanya mengurus urusan negara

4.    Kuasa Usaha, adlh perwakilan diplomatik yang tidak diperbantukan kepada kepala negara, melainkan kepada menteri luar negeri

5.    Atase-atase, adalah pejabat pembantu Duta Besar Berkuasa Penuh. Atase terdiri dari Atase Pertahanan dan Atase Teknis ( pendidikan, perdagangan, perindustrian dan lain-lain )

Tugas Duta Besar:

Menurut Wijono Projodikoro, ada tiga tugas yang harus diemban oleh Duta Besar yaitu :

1. Melaksanakan Perundingan ( negotiation )

2. Meneropong keadaan ( observation )

3. Memberi perlindungan ( protection )

Konsul Jenderal :

Hubungan antar negara yang bersifat non politis dapat dilakukan oleh konsuler yang dipimpin oleh Konsul Jenderal . Konsul memiliki tugas :

1. Bidang ekonomi : menggalakkan ekspor,  promosi perdagangan

2. Bidang Kebudayaan dan ilmu pengetahuan, seperti pertukaran pelajar/ mahasiswa

3. Bidang-bidang lain seperti memberi paspor/visa, fungsi administrasi dan lain-lain

About these ads

Responses

  1. Thank u atas informsix,mudhan slalu berkembg


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 61 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: